Swarantara.com-Pada Selasa (11/11/2025), dikla lebih agisien dan ramah lingkungan,bahkan PO Primajasa langsung menjadi penggun pertama !
Langkah berani ini jadi tanda dominasi tunggal didunia BBM mulai goyang.
Kalau performnya stabil, bukan tak mungkin Pertamina bakal tersalip.
Tim redaksi Kompas com berkesempatan menjajal singkat performa bahan bakar ini di Bogor, Jawa Barat. Pengujian dilakukan menggunakan Daihatsu Sigra dengan jarak tempuh sekitar 60.000 kilometer—indikasi bahwa kondisi mesin masih tergolong sehat dan representatif untuk uji performa.
Sebelum pengisian, tangki bahan bakar dikosongkan sepenuhnya untuk memastikan hasil pengujian benar-benar menggambarkan kinerja Bobibos tanpa campuran bensin lain. Setelah diisi penuh dengan bahan bakar nabati berbasis jerami tersebut, mobil langsung diuji di jalan dengan berbagai kondisi.
Hasilnya cukup mengejutkan. Mobil terasa lebih responsif dan sedikit lebih bertenaga, terutama saat akselerasi ringan dan menanjak. Selain itu, gejala “gelitik” atau knocking yang biasa muncul pada mesin bensin berkualitas rendah tidak terasa sama sekali.
Tak hanya diuji pada kendaraan bermesin bensin, Bobibos juga dicoba pada truk bermesin diesel. Efeknya terlihat jelas dari knalpot kendaraan: tidak ada asap hitam maupun bau menyengat yang biasanya muncul dari kendaraan diesel konvensional.
Hasil pengujian lapangan ini menunjukkan performa awal Bobibos yang cukup menjanjikan, terutama dari sisi respons mesin dan emisi gas buang. Adapun berdasarkan data laboratorium Balai Besar Migas LEMIGAS, bahan bakar berbasis jerami ini tercatat memiliki angka oktan RON 98,1.
(Swtr-.c-/copas Kompas.com-)
